Dir Polairud Pastikan Ikan Mati Mendadak dan Warna Air Berubah di Pulau Makian dan Kota Ternate Tidak Memiliki Kandungan Kimia

malutberita.com-Ternate, Kejadian perubahan warna air laut menjadi kecoklatan dan ikan mati mendadak di perairan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Kota Ternate beberapa waktu yang lalu. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara menyebutkan penyebab perubahan warna air laut menjadi coklat dan ikan mati tidak memiliki kandungan kimia. Jumat 06/03/20.

Direktur Dirpolairud Polda Malut, Kombes Pol Raden Agung Jarod Riyadi mengatakan, hasil sementara untuk sampel air yang ada di Makian dan Kota Ternate tidak memiliki kandungan kimia sebab hasil uji air untuk Makian memiliki PH7 dengana artian normal sementara untuk air laut Ternate miliki PH6 yang masih dikategorikan normal dan tidak mengandung zat atau pencemaran.

“Mereka  Labfor telah membandingkan air yang merubah warna dan air yang jernih tapi hasilnya sama-sama PH7 untuk pulau Makian sementara untuk Ternate air jernih dan yang berubah warna PH6 dan itu masih batas normal,” kata Agung,

Dir Polairud menambahkan, untuk hasil uji sampel ikan tim Labfor Makassar jug amelakukan perbandingan antara ikan mati dan ikan hidup dan hasil uji menyatakan bahwa ikan mati itu tidak ada kandungan kimia. Dari hasil uji ikan hidup menurut Jarod, tim Labfor yang dipimpin oleh Kasubdit Bio dan Narkotika, AKBP Made menyatakan bahwa, jika air keru yang ada itu mengandung zat kimia maka ikan yang dimasukan itu langsung mati dalam waktu 5 menit.

“Disana Labfor mereka memasukan ikan hidup ke dalam air keru, tapi ikan masih bisa bertahan 6 sampai 7 jam dan itu artinya air yang kita kirimkan itu tidak mengandung zat kimia,” tuturnya.

Ia juga mengaku, hasil uji lab Makassar yang dikelaurkan tersebut hampir mirip dengan hasil yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) malut yang menyatakan adanya Blooming Alga.

“Kalau hasilnya hampir mirip, tapi kalau kita Polairud- tidak melihat dari fenomena alam tapi kita ambil dari sisi kandungan kimia saja,” pungkasnya. (B.A.M)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *