Kompolnas RI Beri Selamat Untuk Tujuh Polda Yang Naik Status ke Tipe A

Malutberita.com-Jakarta, Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas-RI) menyampaikan ucapan selamat kepada 7 (tujuh) Kepolisian Daerah (Polda) atas kenaikan statusnya dari tipe B ke tipe A, sebagimana keputusan yang tertuang dalam surat Telegram Kapolri nomor : ST/1189/IV/OTL.1.1.3./2020 tanggal 14 2020. Jumat, 17/04/20.

Dalam surat Telegram itu, tercatat ada 7 Polda yang naik status diantaranya, Polda Sulawesi Tenggara (Sultara), Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Polda Kalimantan Tenggara (Kaltara), Polda Bangka Belitung (Kep Babel), Polda Gorontalo, Polda Maluku Utara (Malut) dan Polda Papua Barat.

Telegram yang bersifat informasi awal itu, memberitahukan kepada 7 Kapolda untuk bersiap mengikuti upacara peresmian perubahan tipe 7 Polda tipe B menjadi Polda tipe A yang rencananya akan dilangsungkan di Rupattama Mabes Polri.

Komisioner Kompolnas RI, Poengky Indarti dalam keteranganya mengatakan, Kompolnas memberikan ucapan selamat kepada 7 Polda yang naik menjadi tipe A.

Poengky menyebut, peningkatan tipe Polda tersebut jangan hanya disambut gembira, melainkan juga harus diikuti dengan peningkatan profesionalitas kinerja pimpinan dan anggota dalam melayani, melindungi, mengayomi masyarakat dan menegakkan hukum guna mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat agar semakin baik di wilayahnya.

Dengan adanya peningkatan tipe tersebut, lanjut Poengky, khususnya bagi Polda-Polda yang mempunyai wilayah laut yang luas dan banyak pulau-pulau, seperti misalnya Polda Papua Barat, Polda Maluku Utara, dan Polda Sulawesi Tenggara, maka diharapkan masyarakat di pulau-pulau terpencil dapat merasakan kehadiran aparat kepolisian, sehingga masyarakat merasa lebih terlindungi.

“Jika terjadi gangguan atau gesekan di masyarakat, maka kehadiran anggota kepolisian secara cepat akan dapat mencegah terjadinya konflik social.” Ujar Poengky

Sedangkan bagi Polda yang berbatasan dengan negara tetangga, seperti misalnya Polda Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia (negara bagian Sabah dan Sarawak), diharapkan dapat lebih profesional dalam mengatasi gangguan keamanan di perbatasan negara, seperti misalnya people smuggling, illegal fishing, membanjirnya barang-barang buatan luar negeri secara gelap, masuknya narkoba dan kekhawatiran masuknya jaringan teroris.

Polda-Polda yang naik tipe tersebut harus meningkatkan jumlah dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), melengkapi sarana dan prasarana, serta pemenuhan anggaran.

“Secara bertahap diharapkan dapat melengkapi pembangunan Polsek atau Polres yang masih kurang, agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” harapnya.

“Saya berharap Polda Papua Barat dalam waktu dekat sudah dapat membangun Sekolah Polisi Nasional Polda Papua Barat agar kebutuhan SDM dapat segera terpenuhi.

Demikian pula dengan Polda Kalimantan Utara dan Polda Sulawesi Barat yang sedang membangun Sekolah Polisi Nasional di daerahnya agar dapat dipercepat guna dapat melaksanakan sendiri pendidikan pembentukan maupun pelatihan bagi anggotanya,” katanya.

Untuk itu peningkatan tipe Polda ini akan dievaluasi secara berkala, sehingga memungkinkan jika ternyata dalam pelaksanaan tugas-tugasnya dianggap kurang maksimal, maka tipe akan diturunkan.

”Oleh karena itu saya berharap kerja keras dan semangat tinggi dari pimpinan dan anggota dari 7 Polda yang dinaikkan tipenya tersebut agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari naiknya tipe Polda,” pungkasnya. (B.A.M)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *