Melalui Zoom Meeting Kapolda Maluku Utara dan Gubernur Serta Forkopimda Ikuti Rapat Koordinasi yang Dipimpin Menkopolhukam RI

malutberita.com-Ternate, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, bersama Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, dan Danrem 152/Babullah Ternate serta Forkopimda Maluku Utara mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meting yang dipimpin oleh Menkopolhukam RI Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, Senin 18/05/20.

Rapat Koordinasi melalui Zoom Meting ini membahas penanganan Protokol Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H. yang bertempat di Posko Gugus Tugas, Lt.2 Hotel Sahid Bela Ternate, yang di ikuti oleh Gubernur Maluku Utara KH.Abdul Gani Kasuba, Kapolda Malut Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, Dandrem 152/Babullah Ternate, Kolonel Inf Dr. Chairussani Abbas Supamena, Kabinda Malut Brigjen TNI Dudy Fristiyanto Danlanud Morotai Kolonel Pnb Adi Setio Nugroho, Mewakili Kajati Maluku Utara Bapak Sungarpin.

Adapun agenda dalam rapat koordinasi tersebut adalah terkait dengan pengamanan dan penegakan kegiatan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yang nanti akan dilakukan agar dapat meminimalisir keramaian warga terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Menkopolhukam menyampaikan, terkait dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri agar Kepala Daerah melaksanakan kampanye massif bersama dengan tokoh agama agar mendorong dan meyakinkan masyarakat untuk melaksanakn Sholat Idul Fitri dirumah selama masa Pandemi Covid-19.

“Perlunya kesiapsiagaan dari semua unsur untuk mempersiapkan pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Oleh karenanya, Menko Polhukam berharap kerjasama yang melibatkan unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.” Tegasnya.

Sementara itu Mendagri Prof. Tito Karnavian juga mengatakan, agar Forkopimda mengatisipasi kegiatan pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang akan dilaksanakan oleh masyarakat, serta mengambil sikap dan memutuskan agar tidak dilaksanakan Sholat Idul Fitri secara berjamaah di Masjid atau di Lapangan khususnya yang berada di Zona Merah.

“Gubernur dan Forkopimda harus menegaskan bahwa Sholat Idul Fitri  harus dilaksanakan di rumah khususnya di zona merah, Sedangkan untuk zona hijau boleh melaksanakan Sholat di Masjid atau Lapangan dengan catatan tetap mengikuti penerapan protokol kesehatan.” Ujarnya.

Aparat dan Gugus Tugas harus melakukan Sosialisasi dan pengawasan sesuai dengan SOP  protokol kesehatan yang dijalankan selama penanganan Covid-19, sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri dilaksanakan.(B.A.M)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *