Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.
Langkah ini diwujudkan melalui optimalisasi standar pelayanan yang ramah, cepat, mudah, serta bersih dari praktik korupsi di seluruh Satuan Kerja (Satker) dan fungsi pelayanan kepolisian. Kamis, (19/2).
Upaya ini sejalan dengan visi Presisi Kapolri untuk meningkatkan kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas kinerja Polri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Malut telah diinstruksikan untuk memangkas birokrasi yang berbelit dan memastikan masyarakat merasa nyaman saat berurusan dengan kepolisian.
”Kami menekankan kepada seluruh personel di bagian pelayanan, mulai dari SPKT, pembuatan SKCK, layanan SIM, hingga penanganan pengaduan, untuk mengedepankan sikap humanis. Pelayanan harus ramah (3S: Senyum, Sapa, Salam), namun tetap cepat dan solutif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Wahyu menyoroti aspek Anti Korupsi sebagai poin vital dalam reformasi pelayanan ini. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pungutan liar (pungli) atau calo dalam setiap layanan kepolisian di wilayah hukum Polda Maluku Utara.
”Prinsip kami jelas: Transparan dan Akuntabel. Semua biaya pelayanan yang dikenakan harus sesuai dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang resmi. Di luar itu, kami pastikan gratis. Jika masyarakat menemukan adanya indikasi pungli atau dipersulit oleh oknum anggota, kami minta untuk segera melapor melalui saluran pengaduan yang tersedia, seperti aplikasi Dumas Presisi atau layanan Hotline Polda Malut,” tegasnya.
Polda Maluku Utara juga terus berinovasi memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah akses masyarakat, sehingga pelayanan tidak hanya cepat secara fisik, tetapi juga mudah diakses secara daring.
”Harapan kami, dengan pelayanan yang semakin baik, masyarakat tidak lagi merasa ragu atau takut untuk datang ke kantor polisi. Polisi adalah mitra dan pelayan masyarakat,” tutup Kabid Humas.






