Dalam pencegahan atau penanggulangan terorisme/ radikalisme dan intoleransi tidak dapat dilakukan apabila hanya berharap kepada instansi/kelompok tertentu saja.
Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi, menurutnya perlu adanya koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.
Polda Maluku Utara sendiri telah melakukan banyak upaya, baik melalui Operasi Bina Waspada yang dilakukan Direktorat Binmas, Bhabinkamtibmas, serta Bidhumas Polda Maluku Utara juga telah melaksanakan Temu Netizen di sekolah-sekolah, komunitas-komunitas hingga di lingkup Kelurahan untuk memberikan sosialisasi terkait Bahaya Radikalisme, Bijak Menggunakan media sosia, hingga menjaga situasi Kamtibmas jelang pelaksanaan Permilu 2024.
Lanjut Kabidhumas menjelaskan bahwa upaya tersebut akan tidak maksimal apabila tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk ikut serta dan berperan aktif dalam pencegahan atau penanggulangan terorisme/ radikalisme dan intoleransi di Maluku Utara.
“Apabila mengetahui adanya paham/ ajaran yang menyimpang agar segera melaporkan kepada pihak berwajib untuk dapat ditindaklanjuti”. Ujarnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, bersama-sama dalam mencegah dan menangkal Radikalisme di Maluku Utara. “Ayo kita bersama-sama berbuat untuk mencegah paham radikal di Maluku Utara”.






