Kepolisian Resor (Polresta) Tidore Kepulauan meminta penambahan personel pengamanan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 ke Polda Maluku Utara.
Permintaan penambahan personel ini guna membantu Polresta Tidore dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ini disampaikan langsung Kapolresta Tidore Kepulauan Kombes Pol. Yuri Nurhidayat saat dikonfirmasi malutpost.id, di Kota Ternate, Selasa (21/11/2023).
Mantan wakil direktur reserse kriminal umum (Wadirreskrimum) Polda Malut ini menyampaikan, jumlah personel yang diminta ke Polda Malut untuk membackup Polresta Tidore berjumlah 62 personel dari dua satker baik Brimob maupun Sabhara.
“Personel yang kita minta untuk BKO selama Pemilu di Tidore ini, 31 dari Sabhara dan 31 dari Brimob,” ungkap Yuri.
Selain permintaan BKO dari Sabhara dan Brimob kata Kapolresta, pihaknya juga meminta penambahan sarana pengamanan lain ke Biro Ops.
“Kami juga sudah menyurat ke Karo Ops, untuk membantu penambahan sarana pengamanan seperti Security Door (Secdoor), Metal Detector dan sarana alat komunikasi Handy Talky (HT) serta sarana angkut anggota, baik truk maupun bus,” jelasnya












