Pondok Pesantren Salman Al Farisi Teguhkan Peran Santri dalam Menjaga Persatuan dan Kondusivitas Daerah

Berita, Halteng12 Views

Semangat membangun generasi berakhlak dan berjiwa nasionalis terus diperkuat Pondok Pesantren Salman Al Farisi, Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah melalui kegiatan penguatan nilai keagamaan, wawasan kebangsaan, dan kondusivitas kamtibmas yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Peran Pondok Pesantren dalam Membentuk Santri Berkarakter, Memperkuat Nilai Kebangsaan, serta Mendukung Kondusivitas Kamtibmas Menjelang HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026” tersebut menjadi momentum mempertegas peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter santri sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Pendiri Pondok Pesantren Salman Al Farisi, H. Ridwan Ilyas, menyampaikan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan karakter dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap para santri mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia, mencintai tanah air, bijak menyikapi perkembangan informasi, serta ikut menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembekalan mengenai penguatan nilai-nilai keagamaan, wawasan kebangsaan, pentingnya menangkal hoaks, serta membangun sikap toleransi dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan daerah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan Deklarasi Damai yang menjadi wujud komitmen pimpinan pesantren, tenaga pendidik, dan santri untuk terus menjaga persatuan, menolak provokasi dan informasi yang menyesatkan, serta mendukung terciptanya situasi Kabupaten Halmahera Tengah yang aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *