Polres Halut rutin melaksanakan sosialisasi terkait Bahaya Radikalisme dan Intoleran kepada masyarakat Tobelo dan Sekitarnya.
Menurut Kasihumas Polres Halmahera Utara IPTU Colombus Goduru bahwa paham radikalisme, terorisme dan intoleran dapat mendoktrin pola piker ke perbuatan ekstrim, oleh karena itu kita harus bersama-sama memerangi hal tersebut.
“Mari kita bersama-sama memerangi paham radikalisme, terorisme dan perilaku intoleran”. Ujarnya.
Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Utara serta Polres jajaran lainnya tentunya akan terus melaksanakan sosialisasi baik itu terkait Bahaya Radikalisme dan Terorisme jelang pelaksanaan Pemilu agar dapa berjalan dengan aman dan lancar.
Sosialisasi yang dilaksanakan merupakan upaya kontra radikal dalam mencegah paham radikalisme dan sepratisme, yang saat ini banyak dihembuskan oleh kelompok tertentu melalui berbagai elemen dengan tujuan merubah paham seseorang menjadi radikal, oleh karena itu perlu kerjasama dan sinergitas semua pihak dalam mencegah paham-paham radikal yang dilarang oleh konstitusi kita.
Dalam mencegah kegiatan terorisme perlu adanya peran dari seluruh elemen masyarakat mulai dari Stakeholder, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyartakat, serta para orang tua dalam hal memberikan pengawasan terhadap perilaku anak-anaknya dalam berkehidupan sehari-hari.
“Selain itu, insan pers sangat berperan penting dalam hal memberikan pemahaman dan sosialisasi dalam konteks pemberitaan terkait bahaya radikalisme”. Jelasnya.












